Stok BBM Bersubsidi Mencukupi, Masyarakat Diminta Tak Panik

Kompas.com - 20/06/2013, 15:36 WIB
Papan keterangan stok bahan bakar jenis premium yang habis terpasang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Kamis (2/5/2013). Menjelang pengumuman pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak, ketersediaan stok bahan bakar menjadi penting agar tidak mengganggu perekonomian. 

KOMPAS/RADITYA HELABUMIPapan keterangan stok bahan bakar jenis premium yang habis terpasang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Kamis (2/5/2013). Menjelang pengumuman pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak, ketersediaan stok bahan bakar menjadi penting agar tidak mengganggu perekonomian.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara berlebihan terkait rencana kebijakan kenaikan harga.

Saat ini, stok BBM yang dikelola Pertamina lebih dari cukup, mencapai sekitar 22 hari untuk premium dan sekitar 20 hari untuk solar.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menyebutkan, Pertamina telah mempersiapkan ketersediaan BBM yang cukup untuk mengakomodasi kemungkinan lonjakan konsumsi menjelang pengumuman resmi kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi oleh pemerintah.

"Kami memastikan ketersediaan stok BBM, khususnya premium dan solar, sangat cukup bagi masyarakat. Selain stok yang dalam posisi aman, Pertamina telah menetapkan peningkatan thruput harian di atas 10 persen dari rata-rata thruput harian normal," ungkap Ali dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (19/6/2013).

Ia menyebutkan, Pertamina juga mengeluarkan kebijakan agar terminal BBM dan SPBU beroperasi lebih lama dibandingkan dengan hari biasa. Bahkan jika perlu, pengoperasian sampai 24 jam untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Menurut Ali, berdasarkan pantauan realisasi penyaluran BBM premium dalam dua pekan terakhir, terjadi peningkatan konsumsi harian BBM bersubsidi, khususnya pada hari Selasa (18/6/2013), yaitu premium dari 80.000 kiloliter (KL) per hari menjadi 90.000 KL per hari (12,5 persen) serta solar dari 43.000 KL per hari menjadi 48.000 KL per hari (11,6 persen).

"Dalam dua pekan terakhir, realisasi penyaluran premium rata-rata mencapai sekitar 88.000 KL dan solar sekitar 48.000 KL. Ini masih sesuai prediksi," tambahnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Whats New
Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Whats New
Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.