Harga BBM Naik, Pertamina Impor Minyak 375.000 KL

Kompas.com - 22/06/2013, 14:25 WIB
Pengisian bahan bakar minyak ke tangki truk di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta, Jumat (28/12/2012). KOMPAS/HERU SRI KUMOROPengisian bahan bakar minyak ke tangki truk di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
|
EditorHeru Margianto
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan pihaknya mengimpor minyak baik dari jenis premium maupun solar untuk mencukupi pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam 18-22 hari mendatang, setelah kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi resmi diberlakukan Sabtu (22/6/2013) pukul 00.00 wib.

"Kami sudah impor premium 175.000 KL dan solar 200.000 KL. Ini untuk mengantipasi pasokan hingga 18-22 hari mendatang," kata Hanung saat konferensi pers di kantor Kementerian Perekonomian Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Berdasarkan preseden tahun-tahun sebelumnya, Pertamina juga menambah stok di tingkat penyalur (SPBU) untuk antisipasi terjadinya peningkatan pembelian oleh masyarakat.

Sebagai informasi, rata-rata konsumsi Premium dalam 5 hari terakhir mencapai 23 persen di atas daily offtake thruput (DOT - 80.000 KL/hari), sedangkan solar berada di kisaran 13 persen di atas DOT (43.000 KL/hari).  Bahkan, konsumsi Premium mencapai puncaknya pada Selasa, (18/6/2013) yaitu sekitar 100.000 KL atau sekitar 25 persen di atas DOT.

Pertamina juga menambah armada mobil tanki BBM yang disesuaikan dengan peningkatan permintaan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM. Selain itu, koordinasi dengan aparat keamanan untuk dukungan pengamanan terhadap objek vital sarana distribusi BBM dan LPG juga ditingkatkan.

“Pertamina sebagai salah satu badan usaha penyalur siap menyalurkan BBM bersubsidi sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan tidak terjadi antrean di SPBU. Puskodal (pusat komando pengendalian) untuk pemantauan dan pengamanan distribusi BBM di seluruh wilayah Nusantara juga telah aktif bekerja sejak 17 Mei 2013 lalu. Adapun, untuk pengkondisian kepada masyarakat, juga telah dilakukan berbagai aksi sosialisasi terkait dengan rencana kebijakan penyesuaian harga BBM,” tutur Hanung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

    India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

    Whats New
    Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

    Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

    Spend Smart
    RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

    RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

    Whats New
    Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

    Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

    Whats New
    Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

    Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

    Whats New
    Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

    Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

    Whats New
    Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

    Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

    Whats New
    Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

    Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

    Whats New
    Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

    Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

    Whats New
    Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

    Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

    Whats New
    Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

    Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

    Spend Smart
    Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

    Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

    Whats New
    Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

    Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

    Spend Smart
    Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

    Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

    Whats New
    Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

    Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

    BrandzView
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.