Kompas.com - 25/06/2013, 14:45 WIB
Menko Perekonomian Hatta Rajasa KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOMenko Perekonomian Hatta Rajasa
|
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan, pemerintah telah membentuk tim pemantau untuk mengontrol program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Hal itu ia sampaikan seusai meninjau pembagian BLSM di Kantor Pos Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Dari pemerintah sendiri membentuk tim pemantau yang akan mengontrol program BLSM yang sudah diselenggarakan sejak Sabtu pekan lalu," kata Hatta, Selasa (25/6/2013).

Tim pengawas penyaluran BLSM itu, kata dia, sudah mulai berjalan. Dari tim tersebut, pemerintah telah menerima ribuan pesan singkat elektronik dari warga. SMS-SMS tersebut kemudian akan lebih lanjut akan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang akan merespons, dan diarahkan kepada masing-masing kementerian terkait.

Kantor pos juga akan menjadi pengawas untuk melaporkan program kompensasi penyesuaian tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.

Sementara itu, bagi warga yang belum menerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS), akan ada mekanisme musyawarah di tiap kelurahan. Musyawarah ini sebagai bentuk dari tindak lanjut daftar yang diberikan oleh Kementerian Sosial.

Dari musyawarah itu, kata dia, warga bersama pihak kelurahan akan saling berdiskusi untuk mendata siapa saja warga yang berhak menerima ataupun yang tidak berhak menerima KPS untuk mendapatkan BLSM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam evaluasi yang diadakan Senin (24/6/2013) malam, kata dia, sejauh ini dari sisi penyaluran KPS sudah berjalan baik.

"Dari sisi distribusi KPS, sudah berjalan sangat baik dan akhir bulan ini, seluruh kartu akan dibagikan semuanya," kata Hatta.

Pemerintah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Syarat pengambilan BLSM adalah KPS, kartu keluarga (KK), dan kartu tanda penduduk (KTP). Sesuai jadwal, Kantor Pos Kramat Jati menyalurkan BLSM untuk warga di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Cililitan, Kramat Jati, dan Makassar.

Namun, apabila warga lainnya ingin mendapatkan BLSM di Kantor Pos Kramat Jati, kantor pos itu tetap melayani asalkan warga tersebut masih berasal dari Jakarta Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.