Kompas.com - 28/06/2013, 18:44 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
UTRECHT, KOMPAS.com - Bank asal Belanda, Rabobank, membatalkan rencana untuk menjual salah satu unit bisnisnya, yaitu Rabobank Indonesia. Perseroan menyatakan pangsa pasar di Indonesia cukup bagus.

“Kami melakukan kajian strategis. Penjualan [cabang di Indonesia] merupakan salah satu opsi. Namun, [rencana itu] kini sudah tak menjadi pilihan,” kata juru bicara Rabobank, Roelina Bolding seperti dikutip dari WSJ, Jumat (28/6/2013).

Bila penjualan Rabobank Indonesia terlaksana, Rabobank diperkirakan bisa mengantongi dana hingga 400 juta dollar AS.

“Kami mempertimbangkan berbagai pilihan untuk Rabobank Indonesia, termasuk penjualan dan kami menyadari Indonesia memberikan lebih banyak peluang pertumbuhan bagi Rabobank di Asia,” kata Bolding.

Sementara itu, sejumlah sumber menyebutkan calon investor yang ingin membeli Rabobank Indonesia terhalang peraturan baru mengenai kepemilikan saham yang berlaku di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia membatasi kepemilikan asing di bank menjadi 40%. Namun, investor pembeli yang dinilai sehat dapat mengakuisisi hingga 99%.

Proses penjualan Rabobank Indonesia telah dimulai sejak akhir tahun lalu. Langkah ini menarik minat investor dari Australia, Timur Tengah, Kanada, dan Asia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, calon pembeli khawatir mereka nantinya tak sanggup mengendalikan bank secara penuh akibat batasan kepemilikan.



Sumber WSJ
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.