Dahlan Iskan Ingin e-Toll seperti Kartu Multi Trip PT KCJ

Kompas.com - 04/07/2013, 11:47 WIB
|
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berharap kartu berlangganan tol (e-toll) dapat menarik minat pengguna layanan jalan tol dalam kota, seperti halnya kartu multi trip yang dikeluarkan oleh PT Kereta Commuter Jabodetabek.

Dahlan mengatakan, kartu multi trip yang dikeluarkan oleh PT KCJ tergolong sukses, untuk menarik minat penggunanya agar menggunakan kartu berlangganan. Ia berharap agar PT Jasa Marga (JSMR) dapat memberikan keyakinan kepada pengguna jalan tol agar beralih ke tiket berlangganan.

"Tolong Jasa Marga, e-tol dibenahi agar orang beralih menggunakannya. Ini semua pintu ngantre, tapi ada satu pintu tol yang kosong, yaitu e-tol," ujarnya di Gedung BUMN, Kamis (4/7/2013).

"Untuk apa orang ngantre kalau tahu tiap hari lewat situ. Lebih baik beli langsung seminggu, sebulan, jadi tidak perlu ngantre lagi," tambah Dahlan.

Kartu multi trip ialah kartu berlangganan kereta api listrik (KRL). Kartu itu menggunakan sistem saldo. Orang yang mempunyai kartu tersebut tidak perlu lagi mengantre di loket untuk memasuki peron. Hal ini bertujuan agar mengurangi antran yang ada di loket.

Kartu multi trip mulai diterbitkan oleh PT KCJ sejak sepekan yang lalu. Sampai saat ini, pengguna kartu berlangganan KRL sudah mencapai 100.000 orang.

"Target satu bulan 200.000 orang. Orang jadi tidak ngantre, yang ngantre di loket orang yang sekali-sekali saja menaiki KRL," kata Dahlan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.