Kompas.com - 10/07/2013, 15:05 WIB
Warga membeli daging sapi yang ditawarkan di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2013). Harga daging sapi di pasar tersebut berada diharga Rp. 90.000 per kilogram. Harga daging sapi yang tinggi membuat pemerintah menunjuk perum Bulog untuk menstabilkan harga daging dengan cara impor daging sapi beku dalam bentuk karkas. 
KOMPAS/PRIYOMBODOWarga membeli daging sapi yang ditawarkan di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2013). Harga daging sapi di pasar tersebut berada diharga Rp. 90.000 per kilogram. Harga daging sapi yang tinggi membuat pemerintah menunjuk perum Bulog untuk menstabilkan harga daging dengan cara impor daging sapi beku dalam bentuk karkas.
|
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah memastikan impor daging sapi akan bisa berlangsung mulai pekan depan. Dengan datangnya daging sapi impor tersebut, pemerintah berharap harga daging sapi bisa stabil.

Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengaku telah memperoleh kabar dari Kementerian Pertanian bahwa izin importasi daging sapi untuk Bulog telah diberikan.

"Jadi izin impor daging sapi 3.000 ton telah dimasukkan, nanti mulai 200 ton-an akan didatangkan dari Bandara Soekarno-Hatta, sisanya dari Pelabuhan Tanjung Priok. Diharapkan minggu depan bisa masuk," kata Hatta saat konferensi pers di kantor Kementerian Perekonomian Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Hatta menambahkan, selama ini Bulog memang memiliki kendala dalam importasi daging sapi karena memang sudah lama tidak diperbolehkan melakukan impor daging sapi.

Terlebih lagi, Australia sedang mengalami musim dingin sehingga akan menyulitkan sapi untuk dipotong.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia memiliki aturan bahwa sapi yang siap diimpor merupakan sapi potong dan harus memiliki bobot 300 kg.

"Yang dipermasalahkan saat ini, izin masuk Bandara Soekarno-Hatta (apalagi daging sapi beku) perlu ada karantina. Ini yang sedang kita persiapkan," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Bulog Sutarto Alimoeso mengharapkan agar proses perizinan karantina untuk daging sapi di Bandara Soekarno-Hatta bisa selesai. Sebab, saat daging sapi datang, maka pemerintah bisa langsung memeriksa kelayakan daging sapi tersebut untuk siap didistribusikan ke pasar.

"Harapannya, hari ini bisa selesai," tambah Sutarto.

Untuk mengimpor daging sapi tersebut, Bulog menganggarkan dana Rp 200 miliar-Rp 300 miliar untuk membeli 3.000 ton daging sapi. Itu pun dengan perhitungan modal Rp 60.000-Rp 70.000 per kg.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.