Kompas.com - 12/07/2013, 16:20 WIB
Menteri Keuangan Chatib Basri. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Keuangan Chatib Basri.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com
– Menteri Keuangan M Chatib Basri di Jakarta, Jumat (12/7), menyatakan, penarikan utang pemerintah dibuat maju. Alasannya, dengan kondisi perekonomian global kian buruk, maka semakin ke belakang menarik utangnya, semakin tinggi pula imbal hasilnya.

”Situasi global akan terus memburuk. Kalau anda tunda, berarti imbal hasilnya akan semakin buruk (tinggi) ke depan. Ini yang diantisipasi oleh pemerintah. Ini namanya strategi front loading,” kata Chatib.

Memburuknya situasi global, kata Chatib, tampak pada depresiasi rupiah dan jatuhnya indeks saham gabungan di pasar modal.

”Kalau ditunda, ada risiko pasarnya jatuh sehingga imbal hasilnya tinggi,” kata Chatib. Ditanya apakah artinya jadwal penarikan utang dimajukan, Chatib enggan menjawab. Alasannya ini berkaitan dengan strategi penarikan utang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.