Kompas.com - 15/07/2013, 14:14 WIB
Pengendara mengisi bahan bakar untuk kendaraannya di SPBU di Kuningan, Jakarta, Minggu (21/10/2012). 
KOMPAS/HERU SRI KUMOROPengendara mengisi bahan bakar untuk kendaraannya di SPBU di Kuningan, Jakarta, Minggu (21/10/2012).
|
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perekonomian Hatta Rajasa masih enggan menjelaskan soal rencana pemerintah yang ingin memberlakukan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM) secara tetap setiap liter, tahun depan.

Dengan cara ini, saat harga minyak mentah mengalami fluktuasi, naik ataupun turun, beban terhadap anggaran subsidi tak berubah.

"Soal itu masih tunggu keputusan DPR," kata Hatta saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Dengan pemberlakuan subsidi BBM secara tetap setiap tahun ini, pemerintah tetap akan menanggung subsidi, misalnya sebesar Rp 3.500 per liter untuk bensin dan Rp 4.500 untuk solar. Bahkan subsidi diberikan meski harga BBM melonjak.

Seperti diberitakan, usulan ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Chatib Basri pekan lalu. Chatib mengatakan, dengan mekanisme baru subsidi tetap, pemerintah dan DPR tak perlu mengubah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) saat harga minyak dunia dan harga minyak Indonesia (ICP) naik.

Walau memudahkan pengaturan fiskal di masa datang, realisasi mekanisme subsidi tetap tidak akan semulus yang dibayangkan. Mekanisme ini dikhawatirkan akan menambah persoalan lain karena harga BBM subsidi yang harus ditanggung masyarakat turun-naik sesuai dengan harga minyak dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.