Andalkan Cetak Uang, Peruri Targetkan Laba Rp 250 Miliar

Kompas.com - 25/07/2013, 08:16 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) menargetkan laba tahun ini sebesar Rp 250 miliar. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pemerolehan laba tahun 2012 silam yang hanya Rp 23 miliar.

"Tahun ini net profit Rp 250 miliar. Net profit tahun lalu hanya Rp 23 miliar karena 4 bulan nggak produksi. Signing kontraknya terlambat," kata Slamet Haryono, Head of Corporate Affair Perum Peruri di Jakarta, Rabu (24/7/2013) malam.

Laba bersih yang berhasil dicetak Perum Peruri pada semester I tahun 2013 mencapai Rp 120 miliar. Sekitar 70 persen dari laba diperoleh dari pencetakan uang. Sisanya diperoleh dari pencetakan paspor, perangko dan materai, surat tanah, dan pita cukai.

Andalan Perum Peruri selama ini adalah pencetakan uang. Ketika jumlah pesanan dari BI lebih kecil dari kapasitas produksi,maka Perum Peruri menerima pesanan dari negara lain.  Salah satu negara yang mencetak uang di Perum Peruri adalah Nepal.

Di tahun 2013 BI memesan pencetakan uang di Perum Peruri sebanyak Rp 5,3 miliar bilyet. Sedangkan dalam setahun kapasitas produksi uang di Perum Peruri mencapai Rp 5,1 miliar bilyet. Adapun pencetakan uang dalam satu kali proses dapat memakan waktu 21 hari.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.