Kompas.com - 28/08/2013, 09:40 WIB
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com
- Maskapai penerbangan saat ini mulai memikirkan untuk menaikkan harga tiket pesawat. Kenaikan harga tiket pesawat perlu dilakukan menyusul terus anjloknya nilai rupiah terhadap dolar AS yang berimbas pada biaya untuk indutri penerbangan.

Saat ini Asosiasi Perusahaan Angkutan Udara Nasional Indonesia (Inaca) sedang melakukan pengkajian untuk menaikkan harga tiket pesawat. "Masalah ini sedang dirapatkan. Nanti kalau sudah sepakat kita akan sampaikan kepada masyarakat," kata Ketua Inaca, Emirsyah Satar yang juga Direktur Utama Garuda Indonesia di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, Nnilai rupiah terus anjlok. Bahkan pada hari Selasa (27/8/2013) rupiah sudah di atas level Rp 11.000 per dollar AS. Imbas yang paling besar, jelas Emir adalah harga bahan bakar pesawat terbang yang melambung, karena harga avtur dipatok dengan dollar AS.

Direktur Komersial Sriwijaya Air, Toto Nursatyo juga mengungkapkan bahwa sudah saatnya pemerintah merevisi Keputusan Menteri Perhubungan no. KM 26 tahun 2010 yang mengatur mengenai tarif batas atas pesawat udara. Namun sebelum ada aturan baru, pihaknya tetap memberlakukan sesuai tarif yang ada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.