Kompas.com - 11/09/2013, 20:48 WIB
Ilustrasi pasar
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi pasar
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia mencatat, pertumbuhan konsumsi masyarakat melambat, yang tercermin dari makin rendahnya pertumbuhan bulanan indeks penjualan riil.

Dari keterangan resmi yang dirilis Bank Indonesia, Rabu (11/9/2013), disebutkan bahwa indeks penjualan riil pada Juli berada di level 5,7 persen atau turun dari bulan sebelumnya 8,3 persen (month to month).

Sejalan dengan itu, pertumbuhan tahunan indeks penjualan riil juga melambat dari 14,9 persen (year on year/yoy) pada Juni 2013 menjadi 9,1 persen pada Juli 2013.

"Perlambatan terjadi di semua komoditas kecuali komoditas yang terkait pola musiman Lebaran seperti perlengkapan rumah tangga, barang budaya dan rekreasi, serta sandang," tulis BI.

Survei mengindikasikan perlambatan konsumsi masyarakat masih berlanjut pada Agustus 2013. Indeks penjualan eceran riil hanya tumbuh 2,0 persen (mtm) atau 1,1 persen (yoy). Perlambatan terjadi di semua komoditas setelah berakhirnya pola musiman Lebaran.

Bank sentral juga memperkirakan hingga Oktober terjadi penurunan harga karena ada pelemahan dari sisi permintaan.

Hasil dari survei tersebut sejalan dengan target makro ekonomi Bank Indonesia. Inflasi akan rendah dan kembali normal mulai September 2013, sementara pertumbuhan ekonomi cenderung melambat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.