Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pangeran Andrew Temui Hatta Bahas Kerjasama Investasi Inggris

Kompas.com - 18/09/2013, 11:30 WIB
Didik Purwanto

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Putera kedua Ratu Elizabeth II dari Inggris, Pangeran Andrew, menemui Menteri Perekonomian Hatta Rajasa hari ini. Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerjasama perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan Inggris.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mark Canning mengatakan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Presiden RI dan Perdana Menteri Inggris pada April 2012 lalu. Pertemuan tersebut sepakat berkomitmen meningkatkan perdagangan (barang dan jasa) kedua negara pada tahun 2015 ke angka 7 miliar dollar AS.

"Kami berkomitmen memperkuat hubungan baik dengan India. Kunjungan Perdana Menteri David Cameron ke Jakarta dan kunjungan kenegaraan Presiden SBY ke Inggris atas undangan Yang Mulia Ratu Inggris," kata Mark di Kementerian Perekonomian Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Ia menambahkan, pertemuan tersebut merupakan sebuah kontribusi besar bagi hubungan Indonesia-Inggris di berbagai negara terutama sektor perdagangan dimana kedua kepala negara telah menyepakati target untuk menggandakan nilai perdagangan hingga 4,4 miliar poundsterling pada tahun 2015.

Topik pembicaraan pada kesempatan ini antara lain:
1. Potensi investasi pada sektor infrastruktur di Indonesia di antaranya pada sistem saluran air dan pembuangan, pelabuhan, rel, bandar udara, energi dan komunikasi
2. Minat sektor swasta di Inggris kepada Indonesia dengan melihat kita sebagai kekuatan ekonomi di Asia yang sedang berkembang, dengan tingkat konsumsi yang meningkat dan termasuk populasi generasi muda yang besar
3. Investasi Inggris di Indonesia pada sektor barang konsumer, paramedik, kesehatan dan jasa keuangan.

Canning menambahkan kunjungan ini akan membangun momentum dari kemajuan kerjasama yang telah dicapai Indonesia dan Inggris, sekaligus memperkuat hubungan kedua negara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Whats New
Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Earn Smart
7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Whats New
Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Whats New
Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Whats New
Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Whats New
Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Whats New
Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

BrandzView
Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Whats New
Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Whats New
Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com