Kompas.com - 19/09/2013, 11:04 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, di Jakarta, Selasa (20/8/2013) | KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIKetua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, di Jakarta, Selasa (20/8/2013) |
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Kalangan pengusaha menilai mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) masih jauh lebih bagus daripada completely buid up (CBU), setidaknya karena mobil murah tidak memboroskan devisa negara.

"Kalau mobil murah itu ada baiknya buat kita daripada mobil-mobil mahal yang menghabiskan devisa kita," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu malam (18/9/2013).

Meski mendukung adanya LCGC, Sofjan menambahkan, pemerintah perlu memperhatikan perbaikan infrastruktur jalan dan transportasi umum. Masalah di Indonesia saat ini adalah sangat minimnya dan buruknya infrastruktur jalan. Inilah yang memicu kemacetan.

"LCGC harus dibarengi dengan transportasi umum, seperti bus-bus dan lainnya, agar tidak banyak mobil pribadi. Ini yang bikin macet," kata dia.

Kementerian Perindustrian dalam kebijakannya berencana menerapkan pajak pertambahan nilai atas barang mewah (PPnBM) bagi CBU. Tujuannya adalah menurunkan importasi mobil mewah. "Kami sudah beri masukan ke Menkeu. Saat ini sudah harmonisasi," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu.

Hingga Oktober 2013, impor CBU mencapai 120.000 unit. Ini masih lebih rendah dari ekspor yang mencapai 10.000 unit mobil. Hidayat mengatakan, setidaknya ada 70.000 unit mobil impor yang layak dikenai tambahan PPnBM.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.