Kompas.com - 24/09/2013, 13:50 WIB
Bank Mutiara images.kontan.co.id Bank Mutiara
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara menyatakan pada tahun keenam masa penjualan, Bank Mutiara akan dijual dengan harga terbaik berdasarkan harga pasar.

"Undang-undang LPS mengatur bahwa LPS mengelola bank yang diselamatkan itu 6 tahun. Dan LPS harus melakukan divestasi karena penyelamatan itu hanya sementara saja," kata Mirza di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (24/9/2013).

LPS, lanjut Mirza, diperbolehkan menjual Bank Mutiara dengan harga terbaik pada tahun keenam. Sementara hingga tahun kelima LPS menjual dengan harga penyelamatan.

"Sampai tahun kelima, LPS harus menjual dengan harga penyelamatan, jadi 100 persen recovery. Di tahun keenam boleh (menjual) dengan harga terbaik," ujar Mirza.

Sebagai informasi, tahun ini merupakan tahun terakhir penawaran Bank Mutiara sesuai harga penyelamatan, yakni sebesar Rp 6,7 triliun. LPS mulai menawarkan Bank Mutiara kepada investor dalam dan luar negeri sejak tahun 2010 silam.

Bila hingga tahun ini tidak juga laku, maka Bank Mutiara dilepas secara lelang kepada penawar terbaik.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.