Apindo: Jangan Adu Mobil Murah dengan Transportasi Murah

Kompas.com - 26/09/2013, 16:37 WIB
Pengguna kendaraan bermotor tersendat di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Jakarta Timur, Senin (5/3/2013). Buruknya sistem transportasi massal di ibu kota dan pertambahan kendaraan yang tak terkendali semakin menambah kemacetan parah tiap hari. KOMPAS / AGUS SUSANTOPengguna kendaraan bermotor tersendat di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Jakarta Timur, Senin (5/3/2013). Buruknya sistem transportasi massal di ibu kota dan pertambahan kendaraan yang tak terkendali semakin menambah kemacetan parah tiap hari.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi meminta agar program mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) tidak diadu dengan transportasi umum murah. Bagaimanapun, keduanya tetap dibutuhkan.

"Jangan diadu. Dua-duanya kita perlukan, dua-duanya kita buat," kata Sofjan di Jakarta, Kamis (26/9/2013 ), ketika dimintai tanggapan polemik LCGC.

Sofjan mengatakan, mobil murah tetap dibutuhkan. Namun, jika pemerintah membuat kebijakan mobil murah, harus juga dibuat transportasi umum murah. Ia menyarankan monorel tidak hanya dibangun di Jakarta. Pemerintah harus membantu swasta yang ingin berinvestasi di transportasi massal itu.

Selain itu, tambah Sofjan, perlu juga dilakukan penambahan jalan. Namun, kata dia, kenyataanya masih sulit bagi pengusaha untuk berinvestasi jalan tol. "Selain masih banyaknya peraturan daerah yang menghambat proyek, pembebasan lahan masih sangat sulit. Kita di sini lebih banyak diganggu daripada dibantu," pungkas dia.

Seperti diberitakan, LCGC menuai pro dan kontra. Berbagai pihak, salah satunya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi, mengkritik kebijakan pemerintah pusat. Alasan utamannya, LCGC bakal menambah parah kemacetan di kota besar seperti Jakarta.

Di sisi lain, pemerintah beralasan mobil murah diperuntukkan kalangan menengah ke bawah yang ingin memiliki mobil. Pemerintah juga ingin LCGC dapat diekspor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.