Kompas.com - 26/09/2013, 19:06 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) secara resmi menerbitkan peraturan mengenai Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rangka mengantisipasi bergejolaknya kondisi perekonomian nasional.

Dalam peraturan yang baru itu, BI menaikkan GWM sekunder, dari saat ini sebesar 2,5 persen dari dana pihak ketiga (DPK) menjadi 4 secara bertahap. Pada periode 1 November-1 Desember 2013, GWM menjadi 3,5 persen, sedangkan pada 2 Desember 2013 menjadi 4 persen.

Di sisi lain, BI menurunkan GWM loan to deposit ratio (LDR) dari 100 persen menjadi 92 persen, yang akan berlaku efektif sejak tanggal 2 Desember 2013.

GWM Sekunder adalah cadangan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk SBI (Sertifikat Bank Indonesia), SDBI (Sertifikat Deposito Bank Indonesia), SBN (Surat Berharga Negara) serta excess reserve, yang besarnya ditetapkan sebesar persentase tertentu dari DPK.

"Diharapkan dengan perubahan ini mampu menjaga likuidtas perbankan yang kuat dan memadai," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Difi A Johansyah di Gedung BI, Kamis (26/9/2013).

Menurut Difi, penyesuaian GWM Sekunder juga mampu memberikan benefit kepada perbankan terkait setoran GWM Sekunder memiliki bunga yang beragam. "Dan ini tidak mengurangi pendapatan bunga bank, karena bukan cash. Karena ini hanya dibelikan SBI, SDBI dan lainnya itu, kan ada hasilnya juga sesuai bunganya masing-masing," tandas Difi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.