Kompas.com - 24/10/2013, 16:49 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, karena perseroan tak mampu lagi memenuhi ketentuan terkait kesehatan keuangan, yakni rasio solvabilitas (risk based capital/RBC) dan rasio perimbangan investasi terhadap cadangan teknis dan utang klaim.

"Berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK, pada tanggal 18 Oktober 2013 OJK telah mencabut izin usaha dari PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya," kata Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) I OJK Ngalim Sawega di Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Untuk mencegah bertambahnya pihak yang mungkin dapat dirugikan dengan kondisi perseroan, OJK telah mengenakan sanksi pada perusahaan asuransi yang didirikan tahun 1967 itu pada tahun 2009.

"Mengingat sampai batas tersebut bahkan sudah 4 tahun lebih PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya tidak dapat mengatasi penyebab dikenakannya sanksi, maka sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sanksi terhadap PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya harus ditindaklanjuti dengan pencabutan izin usaha," lanjut Ngalim.

Dalam mendorong perseroan untuk mengatasi masalahnya, OJK telah berkomunikasi dengan PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya seperti mengadakan beberapa kali rapat dengan pemegang saham, dan komisaris.

Selain itu, OJK telah memeriksa perseroan untuk mengetahui kondisi perusahaan secara menyeluruh. Terkait pencabutan izin usaha, OJK meminta PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya untuk menurunkan papan nama baik di kantor pusat maupun kantor lain di luar kantoe pusat.

Selain itu, perseroan juga perlu menyelesaikan seluruh kewajiban, melakukan pembubaran badan hukum, dan melaporkan hal-hal itu ke OJK.

"OJK tetap akan memonitor proses penyelesaian kewajiban PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya kepada pemegang polis serta memediasi pemegang polis dan PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya," jelas Ngalim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.