Kompas.com - 25/10/2013, 19:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah memimpin penguatan di antara mata uang emerging market lainnya pada pekan ini. Data Bloomberg menunjukkan, Jumat siang (25/10/2013), rupiah di pasar spot menguat 1,8 persen menjadi 10.949 per dollar AS. Bahkan pada transaksi sebelumnya rupiah sempat menembus posisi 11.078 per dollar AS.

Sementara itu, harga kontrak rupiah untuk pengantaran satu bulan ke depan di pasar non deliverable forwards (NDF) menguat 0,1 persen menjadi 10.948 atau lebih perkasa 1,2 persen dibanding posisi spot.

Penguatan rupiah dipicu oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah spekulasi bahwa the Federal Reserve akan menunda pemangkasan nilai stimulus. Selain itu, investor asing juga membukukan net buy di pasar saham pada pekan ini hingga penutupan Kamis kemarin.

"Kita kemungkinan akan melihat penguatan rupiah yang lebih besar dalam 1 hingga 2 bulan ke depan. Sebab, pasar memprediksi the Fed akan memangkas stimulus pada tahun depan," jelas Khoon Goh, senior foreign exchange strategist Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Singapura kepada Bloomberg.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.