Kompas.com - 28/10/2013, 07:08 WIB
EditorErlangga Djumena

KOMPAS.com -Pemberitaan itu muncul di tengah manisnya bisnis industri perbankan Indonesia. The Securites and Exchange Commission yang berkantor pusat di Washington, Amerika Serikat, mendenda Diebold Inc.

Diebold, perusahaan produsen mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan sistem keamanan bank yang berbasis di Ohio, AS, terbukti melanggar aturan larangan korupsi. The Securites and Exchange Commission (SEC) melansir, Diebold Inc, melalui anak perusahaan di China dan Indonesia, mengeluarkan dana 1,8 juta dollar AS untuk membiayai perjalanan, hiburan, dan hadiah lain. Diebold juga menghabiskan dana 1,2 juta dollar AS untuk keperluan serupa di Rusia.

Diebold setuju untuk membayar denda sekitar 48 juta dollar AS atas tindakan yang dipersalahkan SEC itu.

Yang menarik adalah pernyataan Scott W Friestad, Associate Director dari Divisi Penindakan SEC. ”Suap tetaplah suap, baik berupa uang tunai maupun biaya perjalanan ke Eropa,” kata Scott.

Artinya, suap tak hanya berupa uang. Namun, juga berarti pemberian dalam bentuk apa pun. Sekecil apa pun nilainya. Apalagi saat memengaruhi pihak yang disuap agar melakukan tindakan yang menguntungkan pemberi suap.

Di Indonesia, PT Diebold Indonesia mengeluarkan sekitar 147.000 dollar AS sepanjang tahun 2005-2010 untuk menyuap pejabat tiga bank pemerintah di Indonesia. Bentuknya perjalanan ke tujuan wisata di Amerika dan Eropa.

Temuan SEC, Diebold memasukkan biaya perjalanan wisata itu sebagai biaya pelatihan dalam pembukuan mereka. Padahal, perjalanan wisata untuk pejabat Bank X, Bank Y, dan Bank Z itu agar Diebold memenangi persaingan bisnis dalam pengadaan mesin ATM.

SEC mencontohkan, seorang pegawai Diebold Indonesia pada tahun 2009 meminta persetujuan penyelianya untuk membayar biaya perjalanan pejabat Bank X ke Eropa. Penyelianya menyetujui pembayaran itu dengan pesan agar perjalanan tersebut berjalan baik demi keberhasilan lelang berikutnya.

Saat berita ini mencuat, pekan lalu, empat bank BUMN kompak membantah. Mereka menyatakan tidak ada pegawai di bank mereka yang mendapat perlakuan semacam itu dari Diebold. Bank-bank BUMN juga mengatakan, pengadaan mesin ATM dilakukan melalui sistem lelang yang sesuai tata kelola.

Mesin ATM Diebold setidaknya digunakan oleh Bank Mandiri, Bank BTN, dan Bank BRI. Pada Bank BRI, pembelian mesin ATM Diebold sudah berhenti sejak tahun 2007.

Bank BTN menyatakan, lelang yang dimenangi Diebold telah melalui proses tender dengan mengikutsertakan perusahaan lain secara terbuka. Bank Mandiri menyatakan hal yang sama. Adapun BNI menyatakan tidak memiliki hubungan bisnis dengan Diebold.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujukan Net Zero Operations, Sustainability Harus Jadi Prioritas Industri

Wujukan Net Zero Operations, Sustainability Harus Jadi Prioritas Industri

Rilis
Antisipasi Kecelakaan Beruntun, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Angkutan Pariwisata

Antisipasi Kecelakaan Beruntun, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Angkutan Pariwisata

Whats New
Ini Alasan Pertamina Dorong Masyarakat Daftar Lewat Website MyPertamina Ketimbang ke Aplikasi

Ini Alasan Pertamina Dorong Masyarakat Daftar Lewat Website MyPertamina Ketimbang ke Aplikasi

Whats New
Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI Online 2022 lewat kur.bri.co.id

Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI Online 2022 lewat kur.bri.co.id

Whats New
Gaji ke-13 PNS Cair, Sri Mulyani Sebut untuk Bayar Sekolah Anak

Gaji ke-13 PNS Cair, Sri Mulyani Sebut untuk Bayar Sekolah Anak

Whats New
Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

Whats New
Segini Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS yang Cair Mulai Hari Ini

Segini Besaran Gaji ke-13 Pensiunan PNS yang Cair Mulai Hari Ini

Earn Smart
Selenggarakan Virtual Run & Ride, Bluebird Turut Dukung Program Ketahanan Pangan

Selenggarakan Virtual Run & Ride, Bluebird Turut Dukung Program Ketahanan Pangan

Whats New
6 Bandara Angkasa Pura I Telah Memberangkatkan  39.296 Calon Jemaah Haji Selama 4-8 Juni 2022

6 Bandara Angkasa Pura I Telah Memberangkatkan 39.296 Calon Jemaah Haji Selama 4-8 Juni 2022

Whats New
Respons Bulog Usai Peternak Minta Sapi Terinfeksi PMK agar Diserap Jadi Stok

Respons Bulog Usai Peternak Minta Sapi Terinfeksi PMK agar Diserap Jadi Stok

Whats New
Strategi Putin, Jadikan Pupuk 'Senjata' Rusia

Strategi Putin, Jadikan Pupuk "Senjata" Rusia

Whats New
Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Whats New
Dukung Penetrasi Asuransi, Perusahaan Harus Fokus ke Produk-produk Mikro

Dukung Penetrasi Asuransi, Perusahaan Harus Fokus ke Produk-produk Mikro

Whats New
Mengawali Juli 2022, IHSG Melaju dan Rupiah Sentuh Level Rp 14.943 Per Dollar AS

Mengawali Juli 2022, IHSG Melaju dan Rupiah Sentuh Level Rp 14.943 Per Dollar AS

Whats New
Harga Avtur Naik, Kemenhub Akan Evaluasi Regulasi 'Fuel Surcharge' untuk Maskapai

Harga Avtur Naik, Kemenhub Akan Evaluasi Regulasi "Fuel Surcharge" untuk Maskapai

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.