Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuartal III, Laba Bersih BTN Naik Tipis 2,9 Persen

Kompas.com - 28/10/2013, 19:11 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk mencatatkan laba bersih di kuartal III-2013 sebesar Rp 1,05 triliun. Angka ini naik tipis 2,94 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 yang mencapai Rp 1,02 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono menguraikan, kenaikan laba BTN yang tipis pada sembilan bulan pertama tahun 2013 ini disebabkan oleh langkah perseroan yang meningkatkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) menjadi sebesar Rp 325 miliar. CKPN ini naik sebesar Rp 204 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 121 miliar.

"Tahun ini CKPN ekstra sebesar Rp 204 miliar, tambah dari biaya normal," ujar Maryono di Gedung BTN, Jakarta, Senin (28/10/2013).

Selain itu, Maryono juga menjelaskan bahwa tipisnya kenaikan laba bersih BTN ini juga disebabkan perseroan melakukan penyesuaian atau adjustment dalam rangka kehati-hatian sesuai dengan ketentuan regulator dan Bank Indonesia.

Tipisnya pertumbuhan laba bersih BTN dikarenakan oleh peningkatan non performing loan (NPL) atau kredit bermasalah pada kuartal III-2013. NPL gross BTN pada triwulan III-2012 adalah sebesar 3,68 persen dan pada kuartal III-2013 NPL gross BTN menjadi sebesar 4,88 persen.

NPL nett BTN pada kuartal III-2013 juga meningkat menjadi 3,81 persen, naik 0,30 persen dibanding periode triwulan III-2013 yang hanya sebesar 2,51 persen.

"Kami berusaha untuk terus memperbaiki tata kelola NPL. Pada Juli 2013, NPL BTN sebesar 4,92 persen, Agustus 2013 sebesar 5,21 persen dan September 2013 sebenarnya turun menjadi 4,88 persen. Ke depan diharapkan upaya-upaya penurunan NPL sejak Agustus bisa membuahkan hasil dan pada akhir tahun 2013 NPL bisa di bawah 4 persen," ujar Maryono.  (Dea Chadiza Syafina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Kontan
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Merger 2 Bank Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun, OJK: Juni 2023 Selesai Prosesnya

Soal Merger 2 Bank Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun, OJK: Juni 2023 Selesai Prosesnya

Whats New
Belum Kantongi Izin, KKP Hentikan Dua Proyek Reklamasi di Kepulauan Riau

Belum Kantongi Izin, KKP Hentikan Dua Proyek Reklamasi di Kepulauan Riau

Whats New
Jokowi Panggil Kepala Bapanas ke Istana, Bahas Apa?

Jokowi Panggil Kepala Bapanas ke Istana, Bahas Apa?

Whats New
Tuduhan Hindenburg Research Ini Bikin Duit Ratusan Triliun Gautam Adani Menguap

Tuduhan Hindenburg Research Ini Bikin Duit Ratusan Triliun Gautam Adani Menguap

Whats New
Perlindungan Data Pribadi Perlu Diperkuat

Perlindungan Data Pribadi Perlu Diperkuat

Rilis
Beli Solar Tanpa QR Code MyPertamina Dibatasi Hanya 20 Liter Per Hari

Beli Solar Tanpa QR Code MyPertamina Dibatasi Hanya 20 Liter Per Hari

Whats New
Periset BRIN: Memilih Kalteng untuk Food Estate adalah Pilihan Tepat

Periset BRIN: Memilih Kalteng untuk Food Estate adalah Pilihan Tepat

Rilis
Abon, Bawang Goreng, hingga Rendang, Jadi Produk yang Paling Cocok Diekspor

Abon, Bawang Goreng, hingga Rendang, Jadi Produk yang Paling Cocok Diekspor

Smartpreneur
OJK Berencana Terbitkan Mini 'Omnibus Law' untuk Gabungkan Aturan Turunan UU PPSK

OJK Berencana Terbitkan Mini "Omnibus Law" untuk Gabungkan Aturan Turunan UU PPSK

Whats New
Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS Sebut Pendapatan Masyarakat Membaik

Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS Sebut Pendapatan Masyarakat Membaik

Whats New
Meski Resesi Global, Kepala Otorita IKN 'Pede' Ada Konglomerat Cari Tempat Parkir Uangnya

Meski Resesi Global, Kepala Otorita IKN "Pede" Ada Konglomerat Cari Tempat Parkir Uangnya

Whats New
Soal IPO Pertamina Hulu Energi, OJK: Ada Sedikit Penundaan

Soal IPO Pertamina Hulu Energi, OJK: Ada Sedikit Penundaan

Whats New
Infrastruktur JIS Dikeluhkan Usai Konser Dewa 19, Sandiaga Minta Pengelolaannya Terintegrasi

Infrastruktur JIS Dikeluhkan Usai Konser Dewa 19, Sandiaga Minta Pengelolaannya Terintegrasi

Whats New
Penerapan 'Carbon Capture', Upaya Mencapai Target Produksi Migas Sekaligus NZE

Penerapan "Carbon Capture", Upaya Mencapai Target Produksi Migas Sekaligus NZE

Whats New
Kredit Restrukturisasi Covid-19 Perbankan Turun Jadi Rp 469 Triliun di 2022

Kredit Restrukturisasi Covid-19 Perbankan Turun Jadi Rp 469 Triliun di 2022

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+