Kompas.com - 11/11/2013, 12:37 WIB
Ilustrasi KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Dahlan Iskan tak mau berkomentar banyak soal penjualan tivi berlangganan PT Telkom Vision ke Transcorp milik taipan media Chairul Tanjung. Meski buntut penjualan tersebut dipermasalahkan lagi oleh Komisi VI DPR.

Menteri Badan Usaha Milik Negara itu mengaku menyerahkan pada anggota dewan mengenai solusi apa yang terbaik untuk Telkom Vision.

"Enggak apa-apa, saya ikut mana yang baik," kata Dahlan kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/11/2013).

Lebih lanjut Dahlan mengklarifikasi berita yang menyebutkan penjualan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia itu atas inisiatifnya. Ia menjelaskan hal itu merupakan kewenangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk selaku induk usaha.

"Sekarang kalau kamu punya anak usaha puluhan tahun rugi, ganti direksi berkali-kali juga rugi, mau tidak mempertahankan?" tanya Dahlan balik.

Sebelumnya, CT Corp. resmi membeli 80 persen saham Telkomvision dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mulai Juni 2013. Nilai akuisisi itu mencapai sekitar 100 juta dollar AS.

Sebelum di akuisisi CT Corp, Telkom menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi saham 98,75 persen dan selebihnya dimiliki PT Datakom Asia. Hingga saat ini, pelanggan Telkomvision sudah melampaui 2 juta pelanggan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.