Aturan Impor Sapi Direvisi, Hatta Sebut Bukan Akibat Penyadapan Australia

Kompas.com - 26/11/2013, 16:39 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menko Perekonomian Hatta Rajasa memastikan bahwa revisi aturan impor Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) bukanlah buntut dari aksi penyadapan yang dilakukan badan mata-mata Australia.

Menurut dia, tidak ada hubungannya antara revisi aturan importasi dan penyadapan. Ia pun menuturkan, Indonesia memang perlu mencari alternatif negara pemasok daging sapi di luar Australia.

"Ada atau tidak ada penyadapan, kita tidak boleh menggantungkan impor pada satu negara. Harus cari peluang yang lain," kata Hatta di Jakarta, Selasa (26/11/2013).

Kelemahan sistem country based yang dianut Indonesia, kata Hatta, menyebabkan ketergantungan pada beberapa negara. Padahal, menurutnya, selain Australia, India merupakan negara potensial untuk memasok sapi ke Indonesia.

Ia menjelaskan, India merupakan negara yang cukup luas. Oleh karena itu, jika ada sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK), bukan berarti semua sapi di negara tersebut juga terdampak. Ia berharap Indonesia bisa mendatangkan sapi dari India sebagaimana Malaysia.

Sayangnya Indonesia tak bisa mendatangkan sapi-sapi India lantaran terbentur aturan country based. "Ya memang UU kita yang memberatkan kita untuk itu. Jadi, menurut saya, saatnya di-review UU itu. Kalau tidak, kita tersandera terus," kata dia lagi.

Beberapa waktu lalu, kepada Kompas.com, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan, proses revisi UU PKH sudah berjalan enam bulan. Revisi tersebut sebenarnya merupakan inisiatif dari Dewan Perwakilan Rakyat.

"Salah satu butir yang menjadi pokok bahasan, mengembalikan pasal tentang penetapan penyakit, dari country based ke zone based," kata Syukur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Whats New
Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Work Smart
Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

BrandzView
Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Whats New
Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Work Smart
Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Whats New
Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Whats New
Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Setelah Hari Kemerdekaan RI

Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Setelah Hari Kemerdekaan RI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.