Kompas.com - 09/12/2013, 11:19 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan di sela-sela wawancara di Jakarta, Selasa (1/10/2013). KOMPAS/WAWAN H PRABOWODirektur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan di sela-sela wawancara di Jakarta, Selasa (1/10/2013).
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
PT Pertamina (Persero) akan segera mewujudkan mimpinya memiliki gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia dengan tinggi 530 meter, yaitu Pertamina Energy Tower.

Senin ini (9/12/2013) Pertamina sudah mulai melakukan peletakan batu pertama untuk membangun gedung Pertamina Energy Tower yang berlokasi di kawasan Rasuna Epicentrum Kuningan, Jakarta.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan mengatakan, gedung kebanggaan Pertamina itu akan dibangun dengan ketinggian 530 meter yang memiliki 99 lantai.

“Luas total bangunannya mencapai 540.000 meter persegi," tutur Karen, Senin (9/12/2013) di Rasuna Epicentrum Kuningan, Jakarta.

Menara kebanggaan milik Pertamina ini rencananya akan berfungsi sebagai kantor pusat Pertamina dan anak-anak usahanya dengan kapasitas 23.000 orang pekerja.

Karen berharap, pembangunan gedung ini dapat menjadi jembatan Pertamina sebagai perusahaan energi terbesar di Asia Tenggara pada 2025.

"Pertamina harus menjadi ASEAN Energy Champion pada 2025, maka dari itu Pertamina butuh kegesitan dan efisiensi," Imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Karen, apabila kita menginginkan perusahaan yang kita pimpin agar menjadi besar, itu berarti membutuhkan pegawai yang cekatan.

Dengan adanya Pertamina Energy Tower menjadi salah satu faktor pendukung yang dapat meningkatkan kinerja pekerja Pertamina.

"Makanya semua pekerja harus ditempatkan dalam satu wadah, dan tidak ada pegawai direktorat masing-masing tetapi adalah pegawai Pertamina," ujarnya.

Selain itu, Pertamina Energy Tower juga harus menjadi lambang energi, yaitu semua potensi energi terbarukan harus bisa dimanfaatkan gedung ini.

“Sekitar 55 persen area gedung ini akan dijadikan wilayah terbuka, sehingga dapat me-recycle air hujan," jelas Karen.

Pertamina menargetkan menara ini bisa selesai dibangun pada 2020. Perusahaan pelat merah ini telah menunjuk Skidmore Owing Merrill sebagai konsultan utama dan Tuner International sebagai konsultan project manajement pembangunan gedung. (Rr Dian Kusumo Hapsari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rights Issue, Bank Banten Raup Dana Rp 618 Miliar

Rights Issue, Bank Banten Raup Dana Rp 618 Miliar

Rilis
Ujian LRT Jabodebek: Proyek Molor, Biaya Bengkak dan Kini Tabrakan

Ujian LRT Jabodebek: Proyek Molor, Biaya Bengkak dan Kini Tabrakan

Whats New
Merger Indosat–Tri, Pemerintah Diminta Jaga Persaingan Industri Telekomunikasi

Merger Indosat–Tri, Pemerintah Diminta Jaga Persaingan Industri Telekomunikasi

Whats New
Pahami Perbedaan Rute LRT Jabodebek dan LRT Jakarta

Pahami Perbedaan Rute LRT Jabodebek dan LRT Jakarta

Whats New
OJK Luncurkan Blueprint Transformasi Digital Perbankan, Ini Poin-poin Pentingnya

OJK Luncurkan Blueprint Transformasi Digital Perbankan, Ini Poin-poin Pentingnya

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Besok, Daftar di www.prakerja.go.id

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Besok, Daftar di www.prakerja.go.id

Whats New
Hingga September 2021, Nilai Transaksi BNI Mobile Banking Capai Rp 447 Triliun

Hingga September 2021, Nilai Transaksi BNI Mobile Banking Capai Rp 447 Triliun

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Asing Koleksi BBCA, BBRI, dan KLBF

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Asing Koleksi BBCA, BBRI, dan KLBF

Whats New
 Kuota Kartu Prakerja Gelombang 22 46.000, Daftar di Prakerja.go.id

Kuota Kartu Prakerja Gelombang 22 46.000, Daftar di Prakerja.go.id

Whats New
Produsen Cangkul Gresik Jadi yang Pertama Kantongi SNI Tipe A dari Kemenperin

Produsen Cangkul Gresik Jadi yang Pertama Kantongi SNI Tipe A dari Kemenperin

Whats New
Kustodian: Pengertian dan Fungsinya

Kustodian: Pengertian dan Fungsinya

Spend Smart
Siap-siap Tes SKB CPNS 2021, BKN: Kemungkinan Tidak Akan Ada Lagi Ujian Susulan

Siap-siap Tes SKB CPNS 2021, BKN: Kemungkinan Tidak Akan Ada Lagi Ujian Susulan

Whats New
Maksimalkan Produksi CPO, BPDPKS: Tingkatkan Keterampilan Petani Swadaya

Maksimalkan Produksi CPO, BPDPKS: Tingkatkan Keterampilan Petani Swadaya

Whats New
Pertamina Tetap Jual Pertalite Rp 7.650 Per Liter meski Harga Sebenarnya Rp 11.000

Pertamina Tetap Jual Pertalite Rp 7.650 Per Liter meski Harga Sebenarnya Rp 11.000

Whats New
Mau Tukar Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Mau Tukar Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.