Kompas.com - 13/12/2013, 07:34 WIB
Salah satu toko yang menjual atribut parpol di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Penjaga toko, Adi (30), mengaku omset dan pemesanan justru menurun jelang pemilu 2014. IHSANUDDINSalah satu toko yang menjual atribut parpol di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Penjaga toko, Adi (30), mengaku omset dan pemesanan justru menurun jelang pemilu 2014.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Aneka aktivitas ekonomi domestik yang dilakukan sepenuh hati dengan suasana optimistis diharapkan dapat mengimbangi gambaran dunia politik yang diwarnai aneka kegaduhan. Optimisme atas aktivitas ekonomi didorong untuk memperkuat eksistensi negeri ini dalam dunia global yang semakin tersambung.

”Secara kejiwaan kita lihat seimbang antara kegaduhan politik dan keoptimistisan ekonomi,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan dalam MarkPlus Conference di Jakarta, Kamis (12/12/2013). ”Tak semua orang pesimistis, sekian banyak orang optimistis,” ujarnya di depan para pebisnis dan tenaga pemasar.

Menurut Dahlan, kegiatan bisnis, secara khusus pemasaran, sangat menarik dan menjadi fokus. ”Debat di televisi seolah-olah Indonesia kacau balau tanpa harapan. Namun, di forum ini, kita tenang dan yakin Indonesia terus maju, bersaing di tingkat global,” kata Dahlan.

Penghargaan MOTY

Pemberian penghargaan Marketeer of The Year (MOTY) menjadi salah satu agenda utama dalam konferensi dengan ketua dewan juri Dahlan Iskan. Tahun ini merupakan MOTY yang ke-8 dengan tema ”Market-ing in The New New Indonesia, Managing Online/Offline Paradox”.

Sosok MOTY 2013 terpilih adalah Arief Yahya, Direktur Utama PT Telekomunikasi Tbk. Kinerjanya dinilai bagus dalam menghadapi persaingan sulit di era sekarang. ”Perlu cara tidak biasa untuk meraih hasil luar biasa,” kata Arief.

Penghargaan Indonesia Marketing Champions 2018 di 18 industri juga diserahkan. Dari pemerintah, terpilih Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. MarkPlus Inc juga memberikan Lifetime Achievement Marketeer Award 2013 kepada Chairman Kompas Gramedia Jakob Oetama di sektor bisnis dan Jenderal (Purn) Awaloedin Djamin di sektor layanan publik.

Pendiri MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya menyatakan, MOTY merupakan penghargaan sekaligus pengakuan kepada
kalangan pebisnis di Indonesia. Dalam kesehariannya, peraih penghargaan terbukti menunjukkan jiwa pemasar dan berhasil membuat dampak besar secara positif. Tidak hanya pada perusahaan yang dipimpinnya, tetapi juga bagi masyarakat secara luas. (BEN)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.