Kompas.com - 20/12/2013, 15:54 WIB
Pelaku usaha UMKM yang menjual produk pangan di UMKM Expo dan Pekan Koperasi 2013 Alsadad RudiPelaku usaha UMKM yang menjual produk pangan di UMKM Expo dan Pekan Koperasi 2013
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini baru 40 persen Usaha Kecil Menengah (UKM) yang siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean di tahun 2015. Karena hal itu, pengusaha makanan minuman berharap pemerintah memajukan UKM dalam 1 tahun mendatang.

"Pemerintah perlu melakukan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan dan bukan lokakarya sesaat bagi UKM," ujar Sekjen Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Indonesia, Franky Sibarani, Jumat (20/12/2013).

Franky menjelaskan UKM yang ada di Indonesia kebanyakan berasal dari industri pangan. Dari data 56 juta UKM yang ada di Indonesia, 70 persen bergerak di industri pangan.

Franky menilai jika di tahun 2015, UKM Indonesia tidak berkembang, produk impor akan membanjiri negara. Bahkan di tahun 2015, UKM Indonesia banyak yang akan gulung tikar karena kalah akan daya saing.

"Produk dalam negeri harus bersaing dengan produk luar dengan mutu dan harga yang lebih baik," papar Franky. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.