Kompas.com - 16/01/2014, 07:43 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (16/1/2014). Ini menyusul posisi dollar AS yang menguat versus seluruh mata uang utama global.

Posisi dollar AS, misalnya, kian menjauhi level terendah sebulan terhadap yen, Rabu (15/1/2014) malam waktu Indonesia. Penguatan dollar AS ini menyusul data manufaktur regional AS dan harga produsen yang solid.

Seperti dikutip tim riset Monex Investindo Futures, harga produsen AS mencatat kenaikan terbesar dalam enam pada Desember 2013. Sebuah laporan terpisah menunjukkan aktivitas manufaktur di negara bagian New York melonjak ke level tertinggi 20 bulan terakhir pada Januari 2014.

Laju rupiah pada perdagangan Rabu sedikit tertekan terimbas penguatan dollar AS merespons pernyataan beberapa petinggi The Fed negara bagian AS. Pimpinan bank sentral Atlanta, Philadelphia, dan Dallas, menyatakan keinginan mereka agar pengurangan stimulus (tapering) tetap dilakukan pada Januari 2014 seperti rencana yang dilansir akhir tahun lalu.

Desakan tersebut mendapat tambahan dorongan rilis kenaikan di atas estimasi pertumbuhan retail sales, chain store sales, dan business inventories AS sehingga membuat laju dollar AS terapresiasi.

Riset Trust Securities menyatakan laju rupiah berada di bawah target resisten Rp 12.000 per dollar AS. Hari ini rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp 12.095 sampai 12.050 per dollar AS dalam kurs tengah Bank Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.