Kompas.com - 30/01/2014, 08:34 WIB
Ilustrasi: areal tambang batubara KOMPAS/M SUPRIHADIIlustrasi: areal tambang batubara
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan terdapat 22 perusahaan tambang pemegang kontrak karya (KK) dan perjanjian kontrak pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) yang telah sepakat mengubah isi perjanjiannya sesuai dengan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Keseluruh perusahaan tambang tersebut terdiri dari tujuh KK dan 15 PKP2B.

Jero Wacik, Menteri ESDM mengatakan, tujuh perusahaan pemegang KK tersebut telah setuju dengan enam poin renegosiasi yang diminta pemerintah.

"Dari total 37 KK yang ada, terdapat tujuh perusahaan setuju renegosiasi, satu perusahaan sudah dicabut izinnya, dan dua perusahaan telah diterminasi. Sedangkan dari 74 PKP2B, 15 perusahaan sudah sepakat renegosiasi," kata dia dalam rapat dengan pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (29/1/2014).

Alhasil dengan begitu, masih terdapat 27 perusahaan pemegang KK dan 59 PKP2B hingga sekarang ini belum sepakat renegosiasi. Sayangnya, Jero belum menyebut secara detail perusahaan mana saja baik yang sudah sepakat maupun yang tidak.

Enam poin renegoisasi yang sedang dibahas antara pemerintah dan pengusaha yaitu mengenai pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bijih mineral di dalam negeri (smelter), luas lahan tambang, perubahan perpanjangan kontrak menjadi izin usaha pertambangan (IUP), kenaikan royalti untuk penerimaan negara, divestasi, serta penggunaan barang dan jasa pertambangan dalam negeri. (Muhammad Yazid)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.