Kompas.com - 06/02/2014, 15:11 WIB
Ilustrasi Kristianto Purnomo (KP)Ilustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com —
Perum Percetakan Uang RI (Peruri) hingga saat ini memiliki aset Rp 1 triliun. Ternyata aset sebesar itu belum digunakan untuk mengembangkan bisnis Perum.

"Uangnya hampir Rp 1 triliun, nganggur uang hasil kerja," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, Kamis (6/2/2014).

Dahlan pun meminta dalam mengembangkan bisnisnya, Peruri berhati-hati dalam bekerja sama dengan pihak lain. Pasalnya aset sebesar Rp 1 triliun ingin digunakan untuk membangun sebuah menara.

"Peruri saya minta hati-hati kerja sama, karena ada rencana dibangun lebih berharga," ungkap Dahlan.

Dahlan meminta agar Peruri bisa menggunakan asetnya untuk mengurangi impor bahan uang kertas. Pasalnya selama ini uang yang dicetak di dalam negeri, bahannya hasil impor.

"Saya minta Peruri mencetak kertas-kertas uang yang diimpor itu, uang punya, orang punya tinggal teknologi," jelas Dahlan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.