Kompas.com - 07/02/2014, 15:16 WIB
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
Impor sapi betina produktif atau yang sering juga disebut dengan sapi indukan diperkirakan akan mulai banyak proses pemasukannya pada semester II mendatang. Para pelaku usaha sedang mempersiapkan sarana dan prasarananya.

Bachrul Chairi, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, perlu waktu yang cukup lama untuk merealiasaikan impor sapi indukan tersebut. "Itu kan harus ada persiapan," ijar Bachrul, Jumat (7/2/2014).

Bahkan, Bachrul bilang bila pemerintah memberikan insentif kepada para pelaku usaha seperti penghapusan bea masuk (BM) yang selama ini masih harus dibayarkan sebesar 5 persen tidak mustahil semakin membuat pelaku usaha berbondong-bondong untuk mengimpor sapi indukan tersebut.

Sekadar catatan, pada awal tahun ini Kemendag telah menerima pengajuan impor sapi indukan dari satu perusahaan dengan jumlah 1.000 ekor. Tentu saja, jumlah tersebut masih jauh dari harapan yakni sebanyak 185.000 untuk tahun ini.

Kuartal I tahun ini sendiri, Kemendag telah keluarkan Persetujuan Impor Sapi hidup sebanyak 156.605 ekor atau sekitar 20 persen dari perhitungan perencanaan impor yang disetujui yakni mencapai 750.000 ekor pada tahun ini. (Handoyo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.