Tuslah Disetujui, Maskapai Dilarang Kelabui Konsumen

Kompas.com - 13/02/2014, 17:09 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator pesawat atau maskapai dilarang mengelabui konsumennya atau pengguna jasa, paska disetujuinya tambahan biaya atau tuslah (surcharge).

Dirjen Perhubungan Udara, Herry Bakti menegaskan, tambahan biaya tersebut harus dirinci dalam tiket. Selain itu, tambahan biaya dikenakan untuk tiket yang dipesan setelah 2 minggu Permen terkait disahlan menjadi lembaran negara.

"Buktinya ada dalam tiket harus jelas ada biaya tambahan itu," kata Herry di Jakarta, Kamis (13/2/2014).

"Pemberlakuan ini setelah diundangkan. Tiket yang dibeli sebelum ini tidak boleh airlines menambahkan tuslah ini. Karena sudah transaksi tapi belum diatur," imbuhnya.

Herry memaparkan dalam melakukan pengawasan, pihaknya memanfaatkan laporan pengguna jasa yang dilengkapi bukti seperti harga yang tercantum dalam reservasi elektronik, bukti pembayaran lain yang disamakan, pemberitaan agen (price list), serta iklan di media.

"Kita menampung kalau ada komplain penyelewengan terhadap aturan ini," kata dia lagi.

Kemenhub akan mengenakan sanksi administratif kepada badan usaha angkutan udara niaga berjadwal yang melakukan pelanggaran. Sanksi tersebut antara lain pengurangan frekuensi, pembekuan rute penerbangan, atau penundaan pemberian izin rute baru.

Adapun pengurangan frekuensi atau pembekuan rute penerbangan berlaku untuk jangka waktu 3 bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.