Kompas.com - 14/02/2014, 11:19 WIB
Ilustrasi www.shutterstock.comIlustrasi
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), akan memangkas birokrasi yang menyulitkan calon pelanggan. Salah satu birokrasi yang disederhanakan adalah pemasangan instalasi listrik yang saat ini masih membutuhkan waktu lebih dari 100 hari.

"Kita akan perpendek lagi di bawah 100 hari, itu reformasi PLN," kata Direktur Niaga Manajemen Risiko dan Kepatuhan PT PLN Moch Harry Jaya Pahlawan di kantor Ditjen Kelistrikan, Jumat (14/2/2014).

Pada kesempatan itu Hary menjelaskan, bahwa dari survei Bank Dunia menunjukkan PT Indonesia meraih ranking 120 dari 186 dari sisi kemudahan mendapatkan listrik di dalam negeri pada 2013. Peringkat PLN di 2013 itu mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan 2012, yang berada di peringkat 140.

Survei Bank Dunia itu menilai dari kemudahan mendapatkan 147 KvA di tegangan rendah dan lokasi Jakarta.

Hal yang membuat penilaian PLN menjadi buruk karena pemasangan instalasi harus melewati birokrasi yang lama. "Saat ini PLN mendapatkan listrik 147 kvA perlu 6 prosedur 102 hari," ujar Harry .

Selain itu Bank Dunia juga menilai kerjasama antara tiga pelaku penyedia listrik yakni PLN, kontraktor instalasi listrik, pemeriksa kelaikan operasi instalasi. Namun hingga saat ini ketiga pelaku penyedia listrik belum bekerja sama dengan baik. "Saat ini ketiga unsur masing-masing bekerja sendiri, tidak bekerjasama," kata Harry. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.