Antisipasi Dampak Bencana, Pemerintah Gandakan Pembagian Raskin

Kompas.com - 19/02/2014, 21:14 WIB
Ilustrasi beras di gudang Bulog KOMPAS / HENDRA A SETYAWANIlustrasi beras di gudang Bulog
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai respon atas bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Tanah Air, pemerintah berencana menggandakan jumlah pembagian beras miskin (raskin) pada bulan Maret dan April.

Menteri Perencana Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan pemerintah akan menarik jatah raskin bulan November dan Desember untuk dapat dibagikan pada bulan Maret dan April.

"Yang mau dilakukan itu raskin November-Desember ditarik. Jadi, kemungkinan Maret-April akan dobel," kata Armida di Gedung DPR, Rabu (19/2/2014).

Keputusan tersebut diakui Armida mengingat beberapa daerah dilanda bencana alam seperti erupsi gunung api sehingga masyarakat membutuhkan pasokan beras.

Lebih lanjut, Armida menyatakan anggaran jatah raskin untuk bulan November dan Desember akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pengubahan (APBN-P) tahun 2014.

"Untuk bulan November dan Desember akan dibahas di APBN-P 2014. Itu salah satu. Kita hanya melakukan dari yang ada," ujar dia.

Armida mengatakan keputusan itu diambil pemerintah guna mencegah kemungkinan angka kemiskinan yang bertambah akibat bencana alam. "Kita lebih ke darurat, rekonstruksi, dan cadangan bencana," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, pembagian raskin kepada keluarga miskin (gakin) diselenggarakan setiap tiga bulan. Setiap kepala keluarga diberikan jatah raskin sebanyak 15 kilogram.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.