Kompas.com - 27/02/2014, 22:00 WIB
Arus lalu lintas yang didominasi kendaraan barang terjadi di pertigaan Jalan Soekarno Hatta-Jalan Teluk Ambon, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (23/7/2013). KOMPAS/A HANDOKOArus lalu lintas yang didominasi kendaraan barang terjadi di pertigaan Jalan Soekarno Hatta-Jalan Teluk Ambon, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (23/7/2013).
|
EditorErlangga Djumena

PALEMBANG, KOMPAS.com
– Kamar Dagang dan Industri Provinsi Sumatera Selatan (Kadin Sumsel) kecewa terhadap sikap pemerintah yang kembali menunda pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera. Sebab, penundaan itu dinilai makin menyulitkan perusahaan-perusahaan di Sumatera bersaing dengan pelaku usaha dari negara lain pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN mendatang.

“Penundaan ini membuat kami makin pesimistis menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015,” kata Ketua Umum Kadin Sumsel Ahmad Rizal, Kamis (27/2/2014), di Palembang.

Seperti diberitakan, pembangunan Tol Trans-Sumatera yang direncanakan sejak beberapa tahun lalu kembali tertunda. Pemerintah tak menganggarkan dana pembangunan tol itu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014. Peraturan presiden (perpres) yang menugasi PT Hutama Karya, BUMN yang sahamnya 100 persen dimiliki pemerintah, untuk membangun tol itu juga belum terbit.

Rizal mengatakan, penundaan itu sangat mengecewakan para pengusaha di Sumatera. Sebab, keberadaan jalan tol yang akan menghubungkan Lampung hingga Aceh itu bakal meningkatkan daya saing berbagai komoditas di Sumatera. Selama ini, berbagai komoditas di Sumatera dibebani biaya logistik tinggi karena jalan antar-provinsi di pulau itu mengalami banyak kerusakan.

“Kalau ada jalan tol, harga komoditas dari Sumatera pasti lebih murah karena distribusi menjadi lebih mudah. Tapi kenapa pemerintah justru menunda pembangunan jalan tol ini lagi?” kata Rizal.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.