Kompas.com - 01/03/2014, 15:38 WIB
|
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com
- Pemerintah merilis Harga patokan ekspor (HPE) untuk pengiriman mulai Maret 2014 mineral tambang olahan yang dikenakan bea keluar (BK).

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan dua aturan yaitu Permendag No.06/M-DAG/PER/1/2014 tentang Tata Cara Penetapan HPE Produk Pertambangan Hasil Pengolahan yang Dikenakan BK, serta Permendag No.12/M-DAG/PER/2/2014 tentang Penetapan HPE Produk Pertambangan Hasil Pengolahan yang Dikenakan BK.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Bachrul Chairi menyebut berdasarkan PMK No.6/PMK.011/2014 ada enam jenis logam non-batubara yang dikenai BK. Mereka adalah:

1. Konsentrat tembaga (Cu = 15 persen) 2. Konsentrat besi, untuk besi hematit, magnetit, pirit (Fe = 62 persen), dan besi gutit/laterit (Fe = 51 persen) dan Al2O3 SiO3= 10 persen. 3. Konsentrat mangan (Mn = 49 persen) 4. Konsentrat seng (Zn = 52 persen) 5. Konsentrat timbal (Pb = 57 persen) 6. Konsentrat ilmenite untuk bentuk pasir (Fe = 58 persen) dan bentuk pellet (Fe = 56 persen). Serta, konsentrat titanium lainnya, untuk bentuk pasir (Fe = 58 persen) dan bentuk pellet (Fe = 56 persen).

"Penetapan HPE didahului rapat koordinasi antar-kementerian dan lembaga terkait, dan bersumber dari london metal exchange (LME), Asian Metal, serta harga Free on Board (FOB) yang dihitung berdasarkan formulasi dan analisis dari Kementerian ESDM," terang Bachrul dalam keterangan resmi, Jumat (28/2/2014).

Berdasarkan Permendag No.12/M-DAG/PER/2/2014, berikut di bawah ini adalah HPE mineral tambang olahan:
1. Konsentrat tembaga dengan harga rata-rata sebesar 1.903,40 dollar AS/WMT.
2. Konsentrat biji besi (hematit, magnetit, pirit) dengan harga rata-rata sebesar 89,86 dollar AS/WMT, konsentrat bijih besi (gutit/laterit) dengan harga rata-rata sebesar 42,41 dollar AS/WMT.
3. Konsentrat mangan dengan harga rata-rata sebesar 191,58 dollar AS/WMT.
4. Konsentrat timbal dengan harga rata-rata sebesar 879,89 dollar AS/WMT.
5. Konsentrat seng dengan harga rata-rata sebesar 484,86 dollar AS/WMT.
6. Konsentrat ilmenit bentuk pasir dengan harga sebesar 280 dollar AS/WMT, konsentrat ilmenit bentuk pellet dengan harga sebesar 560 dollar AS/WMT, konsentrat titanium lainnya bentuk pasir dengan harga sebesar 285,20 dollar AS/WMT, dan konsentrat titanium lainnya bentuk pellet dengan harga sebesar 570,40 dollar AS/WMT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri PUPR: Tiga Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Masyarakat Tak Perlu Memutar Jauh Lagi...

Menteri PUPR: Tiga Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Masyarakat Tak Perlu Memutar Jauh Lagi...

Whats New
Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Whats New
Ternyata Indonesia Punya 'Saham' di IMF, Berapa Persen?

Ternyata Indonesia Punya "Saham" di IMF, Berapa Persen?

Whats New
Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Whats New
MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.