Kasus BPR di Jateng, Komitmen OJK Lindungi Nasabah Dipertanyakan

Kompas.com - 05/03/2014, 13:12 WIB
Ilustrasi Kristianto Purnomo (KP)Ilustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Restu Artha Makmur di Semarang yang bersindikasi dengan BPR Restu Mandiri Makmur di Yogyakarta atas nama Hendro Rahtomo dan istrinya Ranggoaini Jahja mempertanyakan perlindungan nasabah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nike, panggilan Ringgoaini, menuturkan dirinya mempertanyakan bagaimana OJK melindungi nasabah bila dirugikan dalam hal ini oleh perbankan. "Saya menanyakan mekanisme perlindungan nasabah. Banyak korban dengan modus sama, hal sama. BPR yang sama," kata Nike di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Rabu (5/3/2014).

Pihak Nike menduga ada praktik tipu daya perjanjian pinjam meminjam yang diubah menjadi jual beli secara sepihak oleh pihak BPR terhadap aset korban yang menjadi jaminan utang.

Sebelumnya dia mengajukan kredit kepada BPR Restu Artha Makmur pada tahun 2011 sebesar Rp 1 miliar, dengan rincian BPR Restu Artha Makmur sebesar Rp 800 juta dan BPR Restu Mandiri Makmur Rp 200 juta.

"Ada 9 kasus sama. Saya harus bicara supaya korban lain berani menyuarakan. BPR itu ambil keuntungan lebih besar dengan mengambil aset. Modus itu jadi umum. BPR harus diawasi karena jumlahnya ratusan," ujarnya.

Nike menjelaskan pihaknya telah mengadukan dugaan tersebut ke OJK Semarang. Pihak OJK Semarang merespon, akan tapi hasilnya tidak disampaikan karena hasilnya rahasia. "Saya berharap dengan OJK karena kita tidak punya tempat mengadu. Saya kagum dengan banner OJK di Yogyakarta tentang perlindungan nasabah," jelasnya.

Nike menyayangkan pihak OJK yang memberikan jawaban yang menurutnya normatif akan menginvestigasi kasus tersebut, akan tetapi hasilnya rahasia. Karena tidak memperoleh jawaban memuaskan dari OJK Semarang, dirinya mengadukan dugaan tersebut ke OJK Pusat di Jakarta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.