Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah: Jika Rekening Dibuka, Perolehan Pajak Naik

Kompas.com - 14/03/2014, 21:17 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyebut pembukaan akses bisa membawa angin segar bagi penerimaan pajak, meski ia tak merinci berapa potensinya.

"Pokoknya naik signifikan," paparnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/3/2014). Hal itu diungkapkan menanggapi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang masih enggan membuka akses bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk membuka rekening wajib pajak potensial. Dalam hal ini, OJK masih mengacu pada UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan yang memandatkan kerahasiaan data nasabah.

Bambang menegaskan, setiap instansi pemerintah, tak terkecuali bagi OJK, harus mementingkan optimalisasi penerimaan pajak untuk kepentingan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Kekhawatiran soal penyalahgunaan data bisa diantisipasi dengan restriksi akses, semisal hanya memberikan kewenangan di level pejabat tertentu.

Indonesia disebut sebagai satu-satunya negara yang masih menutup rapat akses keterbukaan informasi perbankan untuk perpajakan, tercatat sebagai anggota Organization for Economic Co-operation and Development yang mendukung pembukaan akses tersebut. "Di seluruh dunia, kerahasiaan bank sudah minim. Indonesia mau ikut tren global atau tidak," ujar Bambang.

Keinginan keras DJP untuk membuka akses rekening tersebut tentu beralasan, mengingat target pajak dipatok di angka Rp 1.110,2 triliun rupiah.

"Sekarang pajak orang pribadi kita uber," papar Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Pajak DJP Dadang Suwarna. Meski demikian, OJK bersikukuh tetap tak mau membuka akses selama tak ada revisi UU Perbankan terkait. (Syarifah Nur Aida)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Kontan
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+