Kompas.com - 20/03/2014, 03:56 WIB
Janet Yellen. BRENDAN SMIALOWSKI / AFPJanet Yellen.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

WASHINGTON, KOMPAS.com — Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menyatakan akan segera menaikkan suku bunga acuan dari rekor terendah yang selama ini dipatok.

Bank sentral juga mengatakan akan melanjutkan pemotongan kucuran stimulus pembelian obligasi. Nilai pemangkasan pun meningkat dari 10 miliar dollar AS menjadi 55 miliar dollar AS. The Fed berpendapat ekonomi Amerika saat ini cukup kuat untuk memperbaiki pasar kerja domestik.

Meski demikian, The Fed menegaskan masih akan tetap menjaga suku bunga acuan berada pada level yang rendah untuk mendukung perbaikan ekonomi. The Fed tak lagi menyebutkan target angka pengangguran tertentu yang akan mendorong mereka menaikkan suku bunga acuan.

Dalam pertemuan Rabu (19/3/2014), The Fed mengatakan, memantau beragam informasi terkait pasar kerja dan inflasi sebelum menyetujui perubahan suku bunga.

Keputusan ini merupakan kebijakan moneter pertama yang dikeluarkan The Fed pada masa Janet Yellen menjadi gubernur. Yellen menggantikan Ben Bernanke yang mengakhiri masa tugasnya pada akhir Februari 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.