Kompas.com - 28/03/2014, 14:13 WIB
Pekerja mengemas biji kakao di Kawasan Industri Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (11/6/2012). KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAPPekerja mengemas biji kakao di Kawasan Industri Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (11/6/2012).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan M Lutfi mengatakan pemerintah akan menghapuskan bea masuk importasi biji kakao (coklat). Sebelumnya importasi dikenakan bea masuk 5 persen.

"Bea masuk impor biji kakao akan dijadikan 0 persen dari saat ini 5 persen karena permintaan kakao nasional tumbuh, karena industri pengolahannya tumbuh," ujar Lutfi, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (28/3/2014).

Dia berharap pengenaan bea masuk nol persen untuk kakao bisa diberlakukan mulai pekan pertama atau kedua April 2014.

Pemerintah, lanjut dia, berniat menaikkan produksi coklat nasional dari 600.000 ton menjadi 900.000 ton pada 2015.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.