Hanya Freeport yang Sudah Kantongi Izin Ekspor Konsentrat

Kompas.com - 02/04/2014, 18:44 WIB
Freeport KOMPAS/AGUS SUSANTOFreeport
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA. KOMPAS.com – Kementerian Perdagangan sudah memberikan ET (Eksportir Terdaftar) kepada PT Freeport Indonesia untuk mengekspor konsentrat.

Kami mengurus tata cara ekspornya, yang kita keluarin ET (untuk Freeport) sesuai dengan Peraturan Pemerintah. Kalau ditanya soal berapa boleh diekspor itu wewenang Menteri ESDM," ujar Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, Rabu (2/4/2014).

Di sisi lain, dia menyebutkan PT Newmont Nusa Tenggara belum mendapatkan izin ekspor dari pemerintah. "Newmont belum. Saya yang tahu baru Freeport," kataya.

Pemerintah melalui UU No. 4 Tahun 2009 melarang perusahaan tambang mengekspor bahan mineral mentah. "Ini komitmen kita untuk tidak menjual bahan mentah, melainkan barang setengah jadi atau barang jadi. Ini dilakukan agar struktur perdagangan kita lebih baik,” katanya.

Sebelumnya diberitakan pemerintah masih mengizinkan Freeport dan Newmont melakukan ekspor mineral mentah. Selain itu, dua perusahaan asal AS itu diminta keseriusannya membangun smelter.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.