Kompas.com - 07/04/2014, 19:40 WIB
BCA KONTAN/ Cheppy A. MuchlisBCA
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gugatan Serikat Pekerja BCA (SP BCA) Bersatu kepada PT Bank Central Asia (BCA) Tbk yang di ajukan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta dituding salah sasaran.

Menurut Kuasa Hukum BCA, SP BCA tidak berhak berunding dengan manajemen mengenai isi Perjanjian Kerja Bersama. "Gugatan tersebut error inpersona atau salah pihak. Itu karena mereka (SP BCA) bukanlah Serikat Pekerja yang berhak berunding dengan manajemen," ujar Ardin Sitorus, Kuasa Hukum BCA, saat dihubungi Kompas.com, Senin (7/4/2014).

Ardin menjelaskan bahwa SP BCA tidak memenuhi syarat sebagai Serikat Pekerja yang berhak berunding dengan manajemen. Hal tersebut karena jumlah anggota SP BCA tidak memenuhi syarat 10 persen dari jumlah keseluruhan karyawan BCA.

"Jumlah anggota mereka itu hanya 456 orang, atau 2,25 persen dari total pekerja BCA, dan itu tidak memenuhi syarat berunding mengenai isi Perjanjian Kerja Bersama," kata Adrin.

Sebelumnya, SP BCA Bersatu yang merupakan salah satu serikat pekerja dari tujuh serikat pekerja yang ada di PT Bank Central Asia Tbk, menggugat perubahan isi perjanjian kerja bersama (PKB). Mereka merasa berhak berunding dengan manajemen BCA karena memiliki anggota sebanyak 2350 atau 10 persen dari total karyawan BCA yang berjumlah 20.218.

Jumlah minimal 10 persen sebagai syarat untuk berunding dengan manajemen didapatkan SP BCA Bersatu setelah melakukan permohonan uji materi terhadap pasal 120 Undang-undang ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 pada tahun 2009.

Isinya mengenai jumlah anggota serikat pekerja yang bisa berunding dengan perusahaan yaitu 50 persen dari total pekerja perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mahkamah Konstitusi kemudian mengabulkan permohonan tersebut dengan mengeluarkan putusan Mahkamah Konstitusi No.115/PUU-VII/2009. Dalam putusannya, MK mengubah jumlah minimal anggota serikat pekerja yang bisa berunding menjadi 10 persen. Atas perubahan itulah PS BCA Bersatu menggugat PT Bank Central Asia Tbk.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.