Kompas.com - 15/04/2014, 09:52 WIB
ARmada bus milik Lorena dok LorenaARmada bus milik Lorena
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Saham perusahaan bus PT Eka Sari Lorena Transport Tbk turun tajam saat hari pertama emiten tersebut melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada pukul 09.37, saham perusahaan berkode LRNA itu diperdagangkan di Rp 820 per saham atau telah turun sebesar 8,89 persen dari harga perdana Rp 900 per saham. Banyak investor yang menilai saham perusahaan bus tersebut kurang menarik, karena banyaknya pesaing bisnis yang telah masuk ke segmen usaha ini.

Selain itu, banyaknya armada bus Lorena yang tua juga membuat perusahaan ini dinilai kurang bersaing dalam bisnis pengangkutan darat.

Dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan beberapa waktu lalu, perseroan akan menggunakan dana yang diperoleh dari penawaran publik perdana (initial public offering/IPO) ini untuk meremajakan armadanya dan mengembangkan bisnis lain.

Total pendapatan perseroan menargetkan bisa meraup pendapatan sebesar Rp 233,88 miliar pada tahun ini. Pendapatan terbesar masih berasal dari bus Antarkota Antarprovinsi. Adapun laba bersih ditargetkan sebesar Rp 29,34 miliarDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.