BEI Harap Lebih Banyak Perbankan Syariah Melantai di Bursa

Kompas.com - 15/04/2014, 13:36 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pengembangan Bisnis Bursa Efek Indonesia (BEI) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya mendorong industri keuangan syariah dapat melantai di bursa.

"Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, perusahaan-perusahaan harus mencatatkan sahamnya di BEI, supaya lebih kompetitif. Pencatatan saham di BEI tidak hanya bermanfaat secara finansial," kata Kiki, sapaan akrab Friderica, Selasa (15/4/2014).

Secara khusus, Kiki menyebut perbankan syariah pun harus mencatatkan sahamnya di BEI. Selain untuk mendorong size perusahaan, pencatatan saham di bursa juga dapat meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG).

"Untuk berkembang lebih kompetitif, kita yakinkan perbankan syariah untuk dapat mencatatkan sahamnya di bursa. Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, ini potensi besar untuk pasar modal syariah," ujar Kiki.

Dia mengungkapkan, pasar modal syariah sangat potensial untuk dapat dikembangkan di Indonesia. Saat ini banyak investor asing yang bertanya apakah pasar modal Indonesia memadai untuk syariah.

"Itu biggest concern mereka, apakah memadai untuk syariah atau tidak. Kita konsultasi ke ulama, dan membuat focus group discussion. Kita lakukan beberapa upaya untuk mengembangkan pasar modal syariah di Indonesia," jelas Kiki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.