Kompas.com - 15/04/2014, 14:46 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengaku sudah muak mendengar pejabat yang membahas masalah politik negara ke depannya.

Menurut Sofjan pemerintah dan pejabat negara lebih baik membuka lapangan kerja daripada membahas politik negara.

"Jangan bicara politik, karena masyarakat perlu lebih banyak lapangan pekerjaan," ujar Sofjan di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2014).

Sofjan pun percaya pemerintah di kabinet selanjutnya bisa menggerakan perekonomian lebih maksimal. Bahkan Sofjan yakin ekonomi negara bisa tumbuh 8 sampai 10 persen pada tahun mendatang.

"Pastinya pemerintahan baru bisa membangun perekonomian lebih baik daripada yang lama," ungkap Sofjan.

Sofjan mengimbau kepada para "perebut kekuasaan" negara agar cepat mencarikan solusi untuk negara. Karena rakyat lebih membutuhkan perhatian dari pemerintah daripada memikirkan politik dan koalisi partai yang dibahas saat ini.

"Para partai politik perlu cepat memutuskan, seharusnya semua memikirkan rakyatnya bukan mikirkan koalisinya," papar Sofjan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sofjan menambahkan, saat ini para pengusaha sedang menunggu kebijakan ekonomi dari koalisi yang akan diputuskan. Para pengusaha tak ingin mengambil tindakan dan membela salah satu partai politik yang maju jadi pemimpin negara nanti.

"Kita (pengusaha) usulkan setelah koalisi, kita tahu pasti terlalu pagi," jelas Sofjan. (Adiatmaputra Fajar Pratama)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.