Kompas.com - 15/04/2014, 19:30 WIB
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), pemilik konsesi jalan tol Solo-Ngawi hingga saat ini belum juga menyerahkan syarat perjanjian kredit yang diminta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). 

Padahal BPJT telah menjatuhkan status cedera janji (default) pada 17 Maret 2014 silam dan memberikan waktu satu bulan untuk memenuhi persyaratan itu.

Kepala BPJT, Achmad Gani Ghazali mengungkapkan PT SNJ diminta memberikan bukti perjanjian kredit yang mereka lakukan dengan Leigton Finance, sebagai pihak yang membiayai.

Menurut Gani jika sampai waktu yang ditentukan PT SNJ belum melaporkan maka pemerintah bisa melelang kembali ruas tol ini. "Sampai sekarang belum ada tanggapan ataupun surat masuk dari PT SNJ," katanya, Selasa (15/4/2014).

Namun, meski begitu Gani mengungkapkan bahwa hingga kini PT SNJ masih melakukan pengerjaan di lapangan. Ia menduga bisa saja perseroan menyerahkan syarat ini di hari terakhir.

Pasalnya, untuk menyiapkan dokumen-memang membutuhkan waktu karena harus melibatkan pihak konsultan.

Gani menambahkan jika pada 16 April 2014 besok pemilik konsesi tol sepanjang 90 kilometer (km) ini tak juga memberikan tanggapan, maka pemerintah akan memutuskan tindakan selanjutnya termasuk melakukan tender ulang.

Ia menjelaskan, sebenarnya perseroan bisa saja meminta penangguhan jika saat ini dokumen-dokumen yang diminta masih dalam tahap proses mengingat penyiapan dokumen tidak instan.

"Tapi mereka tetap harus memberikan pernyataan dan permintaan perpanjangan kepada kami, kami tunggu saja sampai besok," katanya.

Adapun status default ini bukan kali pertama dijatuhkan kepada PT SNJ. Sebelumnya, BPJT telah menjatuhkan default pada Desember 2013 dengan alasan tidak ada progress fisik pembangunan.

Padahal, pembebasan lahan telah mencapai lebih dari 75 persen. Jalan tol bernilai Rp 8,9 triliun ini  menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) dalam pelaksanaannya.

Jalan tol ini juga mendapatkan dukungan pemerintah yaitu dengan pembangunan jalan bebas hambatan sepanjang 20,9 kilometer. Dukungan pemerintah ini diberikan guna membuat salah satu ruas tol Trans Jawa ini layak secara finansial. (Fahriyadi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.