Penghapusan Subsidi BBM Kunci Lolos dari Jebakan Kelas Menengah

Kompas.com - 16/04/2014, 11:40 WIB
Ilustrasi: Masyarakat kelas menengah berbelanja di sebuah mal di Jakarta KOMPAS.com/Krismas Wahyu UtamiIlustrasi: Masyarakat kelas menengah berbelanja di sebuah mal di Jakarta
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Citi Country Officer Indonesia Tigor M Siahaan mengatakan perkembangan golongan masyarakat kelas menengah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan. Namun, pertumbuhan tersebut berisiko kepada jebakan masyarakat kelas menengah atau middle income trap.

"Setidaknya ada 13 negara di dunia yang berhasil lolos dari middle income trap, seperti contohnya Taiwan dan Korea Selatan. Kuncinya, menurut saya, ada dua hal. Pertama, infrastruktur dan kedua, perkembangan sumber daya manusia melalui pendidikan," kata Tigor, Rabu (16/4/2014).

Khusus untuk Indonesia, Tigor mengungkapkan setidaknya ada tiga hal kunci agar Indonesia dapat lolos dari jebakan masyarakat kelas menengah, antara lain infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, dan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

"Tahun ini diprediksi subsidi BBM mencapai Rp 350 triliun. Artinya Rp 1 triliun per hari," ujar dia.

Tigor memberi contoh, pembangunan bandara internasional Kuala Namu yang baru-baru ini diresmikan memakan biaya Rp 6 triliun. Itu berarti anggaran subsidi BBM selama 6 hari dapat dimanfaatkan untuk membangun proyek infrastruktur sekelas bandara internasional.

"Bayangkan saja, berapa banyak infrastruktur yang dapat dibangun jika kita menghemat BBM. Oleh karena itu, ada baiknya dana subsidi BBM digunakan untuk pembangunan negara," kata dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.