Kompas.com - 27/04/2014, 08:43 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena


BOGOR, KOMPAS.com
-  Pertumbuhan ekonomi Indonesia setelah krisis moneter mengalami peningkatan. Indonesia pun mampu bangkit dan bisa berpengaruh di Asia Tenggara.

Demikian Prof, Firmanzah, Ph. D dalam workshop Prospek Ekonomi Indonesia di Tahun Politik yang diselenggarakan Sinarmas MSIG life di Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/42014)

Hal tersebut, menurut dia,  ditunjukkan antara lain dari produk domestik bruto Indonesia yang mencapai 30 persen dari jumlah keselurahan negara ASEAN. Selain itu Indonesia merupakan negara satu-satunya yang mewakili ASEAN di G-20.

"Bahkan Singapura dan Malaysia tidak berpartisipasi di kelompok negara berkembang dengan membahas perekonomian dunia," tambah dia.

Profesor termuda Universitas Indonesia ini mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terlepas dari stabilitas politik Indonesia.

"Kondisi ini membuat perekonomian Indonesia dari tahun ke tahun semakin membaik. Akselarasi pembangunan Indonesia membuat Penanaman Modal Dalam Negri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) meningkat di Triwulan I 2014," sebutnya. (Randa Rinaldi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.