Kompas.com - 28/04/2014, 10:08 WIB
CEO Kompas Gramedia, Agung Adiprasetyo sebagai pembicara Comned 2013, di Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta, Kamis (28/11/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCEO Kompas Gramedia, Agung Adiprasetyo sebagai pembicara Comned 2013, di Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta, Kamis (28/11/2013).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang manajer human resource (HR) kini harus mengetahui persis kondisi riil bisnisnya. CEO Kompas Gramedia Agung Adi Prasestyo memaparkan, ada empat hal yang dibutuhkan HR saat ini.

Pertama, seorang HR harus memiliki winning system dan winning concept. Agung mengatakan, membangun sistem dan konsep, seorang HR harus mengerti business model perusahaan, business process, dan business practices.

"Setelah memiliki winning system dan winning concept, lantas yang diperlukan adalah winning team," ujar Agung, di JW. Marriot, Jakarta, Senin (28/4/2014).

Winning team dibutuhkan untuk menjalankan winning concept. Agung menambahkan, setelah seorang HR memiliki ketiganya, winning system, winning concept, dan winning team, akhirnya, hal ketiga yang dibutuhkan adalah kreativitas dan inovasi.

Agung mengatakan, sayangnya, banyak dari orang Indonesia dipaksa untuk menjadi tidak kreatif, karena sistem pendidikan. "Dari kecil, kita dipaksa kalau menggambar harus ada gunungnya dua, matahari di tengah, kalau perlu ditambahi dengan burung," kata Agung dalam Mega Workshop "HR From The Outside In", oleh Dave Ulrich.

"Semua orang dipaksa masuk ke dalam kenormalan, yang artinya kita tidak dilatih menjadi orang kreatif," lanjutnya.

Dia mengatakan, apa yang bisa diharapkan dari karyawan yang sama sekali tidak kreatif dan inovatif. Lebih lanjut dia mengatakan, yang dibutuhkan HR hari ini adalah ketegasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mengurus SDM kadang-kadang kita harus berani tegas, karena orang disuruh berubah, susahnya setengah mati," ungkapnya.

Sayangnya, sebut dia, banyak orang yang ternyata juga tidak piawai mengeksekusi. "Sehingga keempat, ketika kita sudah punya semuanya, sistem, konsep, tim, orang kreatif, maka (kemampuan) eksekusi tetap menjadi hal penting," ujar Agung.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.