Kompas.com - 28/04/2014, 14:23 WIB
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi KOMPAS / AGUS SUSANTOIlustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua BUMN, yaitu PT Pertamina dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  sepakat menjalin kerjasama mengembangkan panas bumi, dengan menandatangani HoA (Head of Agreement).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan kerjasama antar dua BUMN itu diteken hari ini. Dengan adanya penandatanganan itu, realisasi proyek geotermal akan segera terwujud.

"Pertamina yang membangun pembangkit listrik panas bumi, PLN membeli. Dulu Pertamina tidak berani membangun kalau belum ada yang beli. Sekarang PLN sudah membeli," ujar Dahlan, Senin (28/4/2014).

Dahlan mengungkapkan pembangkit listrik tenaga geotermal tersebut menyuplai pasokan ke beberapa wilayah di Tanah Air, yaitu Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

Sekedar informasi, PLN dan Pertamina menyepakati pembangunan proyek geotermal. Dalam pengerjaan proyek energi panas bumi itu, pembangunannya akan dilakukan di delapan wilayah geotermal milik Pertamina.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.