Wapres Minta Semua Pihak Ikut Memikirkan soal Subsidi BBM

Kompas.com - 29/04/2014, 13:39 WIB
Wakil Presiden RI, Boediono KOMPAS.com/Sandro GatraWakil Presiden RI, Boediono
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Boediono mengatakan, urusan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bukan hanya tanggungjawab negara, dalam hal ini pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Ini perlu sama-sama kita pikirkan, tidak hanya pemerintah saja, tidak hanya DPR saja," kata dia dalam "Indonesia Green Infrastructure Summit/ IGIS 2014", Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Boediono pun mengajak, seluruh rakyat Indonesia turut memikirkan soal subsidi ini agar pemerintah tidak terombang-ambing, karena beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Bagaimana pemecahannya (soal BBM) dalam jangka menengah, ini harus ada konsensus nasional. Tidak bisa diserahkan ke negara, karena ini menyangkut banyak hal," lanjutnya.

Sebelumnya, Suryo Bambang Sulito, Ketua Umum Kadin Indonesia, mengatakan, pelaku usaha perlu didorong untuk mengembangkan green economy melalui insentif. Boediono pun, mengamini usulan dunia usaha.

Dia menambahkan, jika sudah ada pemberian insentif untuk dunia usaha agar mendorong perekonomian, maka jangan sampai ada disinsentif yang justeru membebani perekonomian. "Tapi kita juga harus ingat, jangan sampai ada disinsentif seperti subsisi. Subsidi energi tak terbarukan, BBM (bahan bakar minyak," kata dia.

Sementara Bert Hoffman, Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Kawasan Pasifik dan Asia Timur, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, kebijakan pemerintah seperti subsidi energi jika tidak direduksi akan membebani biaya pemerintah dan mengganggu anggaran pembangunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.