Kompas.com - 21/05/2014, 10:18 WIB
Ilustrasi: Kapal PT Pelni, KM Lambelu, saat hendak sandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, beberapa waktu lalu KOMPAS/A PONCO ANGGOROIlustrasi: Kapal PT Pelni, KM Lambelu, saat hendak sandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, beberapa waktu lalu
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengganti Direktur Utama PT Pelni (Persero) Syahril Japarin, lantaran kinerja keuangan yang terus-menerus merugi.  Dahlan menunjuk Sulistyo Wimbo Hardjito untuk menggantikan posisi Syahril.

Ia mengatakan, keputusannya tersebut karena ingin membuat Pelni lebih baik, dari segi keuangan maupun pelayanan.  "Orangnya (Syahril Japarin) baik, tetapi kondisi keuangan tidak menggembirakan," ucap Dahlan singkat ditemui di Kantor BUMN, Rabu (21/5/2014).

Sepanjang 2013 lalu, Pelni mengalami kerugian sebesar Rp 630 miliar. Dahlan mengatakan meski jumlah utang Pelni turun, namun masih belum menggembirakan.

Ditanya kemungkinan adanya korupsi, dia yakin hal tersebut tidak terjadi di Pelni. "Enggak ada. Enggak ada korupsi. Enggak ada kesalahan, tapi kinerjanya keuangannya kurang menggembirakan," tegas pemenang konvensi Presiden dari Partai Demokrat tersebut.

Wimbo, sebelumnya, adalah direktur komersial PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dahlan menilai, Wimbo adalah orang yang baik. "Tapi saya sering bilang bahwa baik saja tidak cukup, harus maju," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.